<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Turalakey&#039;s &#187; Kecelakaan Pesawat</title>
	<atom:link href="http://turalakey.com/tag/kecelakaan-pesawat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://turalakey.com</link>
	<description>Place for Share</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Feb 2010 10:44:38 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Kecelakaan jatuh Ke Sorga (Part 3)</title>
		<link>http://turalakey.com/sepercik-cahaya/kecelakaan-jatuh-ke-sorga-part-3</link>
		<comments>http://turalakey.com/sepercik-cahaya/kecelakaan-jatuh-ke-sorga-part-3#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2010 14:57:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sepercik Cahaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan Pesawat]]></category>
		<category><![CDATA[Mickey Robinson]]></category>
		<category><![CDATA[Pesawat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://turalakey.com/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[Saya telah ditanya. &#8220;Apakah kamu orang Kristen pada saat ini terjadi?&#8221; Malam mereka membawaku ke ruangan darurat, meskipun saya tidak ingat, saya minta ibu untuk mengirim pendeta yang pernah saya kenal. Dia datang cepat ke sampingku, mengurapiku dengan minyak dan berdoa untukku.
Pertobatan terjadi pada waktu itu. Saat saya berbaring di sana, sangat terluka, sakit menuju [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya telah ditanya. &#8220;Apakah kamu orang Kristen pada saat ini terjadi?&#8221; Malam mereka membawaku ke ruangan darurat, meskipun saya tidak ingat, saya minta ibu untuk mengirim pendeta yang pernah saya kenal. Dia datang cepat ke sampingku, mengurapiku dengan minyak dan berdoa untukku.<span id="more-101"></span></p>
<p>Pertobatan terjadi pada waktu itu. Saat saya berbaring di sana, sangat terluka, sakit menuju kematian. Saya menangis, &#8220;Tuhan. Saya minta maaf! Berilah aku<br />
kesempatan lain!&#8221;. Berulangkali saya pergi ke ruangan bedah, tidak mengetahui apakah akan bangun lagi dan pengetahuan ini memulai sesuati di dalam. Saya<br />
tidak tahu bagaimana berdoa, tetapi saya meminta pada Tuhan untuk pengampunan.</p>
<p>Saat saya berdiri di ujung dari kekekalan pada saat pintu menutup dan kegelapan mulai menyelimutiku. Saya tahu bahwa dalam satu detik saya dapat terpisah<br />
secara kekal dari sumber semua kehidupan! Saya memulai berteriak hal yang sama seperti sebelumnya yang pernah saya doakan pada saat masih sadar, &#8220;Tuhan, saya<br />
ingin hidup! Saya minta maaf! Tolong beri saya kesempatan lain!.</p>
<p>Karunia dan belas kasihan Tuhan melebihi pengertian kita! Secara tiba-tiba saya berada di Surga; Suatu kontras! Keputusasaan kekal dibandingkan kasih dan<br />
kenyamanan yang kekal. Saya tahu bahwa saya tidak akan mati. Saya memiliki kesadaran mendalam akan hidup kekal &#8211; dan dijamin secara absolut bahwa saya selalu<br />
hidup dalam kenyamanan dan perhatian. Alkitab berkata, &#8220;&#8230; dalam hadirat Tuhan adalah kepenuhan akan sukacita dan pada tangan kananNya kebahagiaan<br />
diungkapkan pada realita kehidupan.&#8221; Kemuliaan dan kuasa Tuhan di mana saja melingkupiku, di bawaku, di sekelilingku, dan bergetar melaluiku.</p>
<p>Kemudian Tuhan mulai menampakkan padaku kejadian masa depan. Saya melihat detik, hari, minggu dan tahun yang ada di depanku &#8211; semua terhubung bersamaan. Saya<br />
tidak melihat hanya 1 hari dan kemudian dan melewati yang lain. Saya melihat waktu &#8211; saya tidak tahu bagaimana Tuhan melakukan hal ini, tetapi Dia memiliki<br />
kemampuan. Saya melihat diriku melihat orang yang tidak pernah saya tahu seperti sudah tahu, hal ini seperti melihat sesuati di televisi. Beberapa kejadian<br />
diperbesar sangat jelas pada penglihatanku; kemudian saya ingin pergi ke hal lain, karena beberapa waktu saya melihat diriku melakukan hal-hal bodoh yang<br />
seharusnya tidak saya lakukan dan ingin memanggil diriku, &#8220;Jangan lakukan itu!&#8221; Tetapi saya hanya bisa melihat dan pandangan itu akan berganti ke hal lain.</p>
<p>Tuhan berkata bahwa saya akan kembali ke dunia. Dia tidak berbicara dalam bahasa seperti yang saya gunakan, tetapi pengetahuan dan kesadaran bahwa saya akan<br />
kembali hanya datang begitu saja. Tiba-tiba sebagaimana seseorang memiliki benang dan mengulur saya seperti layang-layang. Saya mulai berjalan kembali ke<br />
kehidupan di mana saya berasal dan kembali ke tubuh fisik saya. Saya juga merasa rohku menekan masuk ke dagingku. Dapatkan Anda bayangkan bahwa seperti<br />
apakah angin meniup daun-daun dari pohon. Hal ini, seperti yang saya bayangkan, sama halnya dengan apa yang saya alami saat rohku terhubung kembali ke<br />
dagingku. Tiba-tiba, saya dapat melihat melakui mata fisik dan mendengar melalui telinga fisikku.</p>
<p>Saat saya mulai kembali ke kesadaran normal. Saya menyadari bahwa saya berbicara dalam bahasa yang indah dan bertanya-tanya apa yang terjadi. Sesaat setelah<br />
saya menyadarinya bahasa tersebut berhenti dan saya menjadi sadar bahwa saya hidup. temperatur 106 derajat telah normal dan saya masuk dalam tidur yang<br />
nyenyak untuk pertama kalinya setelah terluka. Saat saya bangun beberapa jam kemudian saya lengkap pada kain yang penuh darah dan keringat, tetapi<br />
beristirahan dalam lautan kedamaian!. Untuk pertama kalinya, saya tahu seperti apakah damai yang sejati.</p>
<p>Dokter-dokter tidak tahu menahu tentang pengalamanku dan masih menungguku untuk mati tetapi tidak! Saya masih sangat sakit, dan menurut pengertian mereka,<br />
harusnya sudah mati. Tetapi beberapa hari berikutnya kondisiku semakin membaik, meski saraf-saraf di kedua kakiku masih mati, dan dokter masih kukuh<br />
berpikir bahwa aku tidak akan bisa berjalan lagi.</p>
<p>Tahun berikutnya dihabiskan terus di rumah sakit, diikuti 4 tahun keluar masuk institusi medis. Ini sungguh proses yang panjang! Saya mengalami 75-100<br />
operasi dan melalui banyak hal aneh, sampai saya menyadari bahwa saya punya hak untuk protes, beberapa dokter bedah plastik melakukan prosedur eksperimen.<br />
Tetapi, oleh dan banyak orang melakukan hal terbaik untuk merawat aku.</p>
<p>Saya tidak mengerti apa yang terjadi padaku secara spiritual. Saya diselamatkan, lahir-baru dan penuh dengan Roh Kudus, tetapi tidak sadar apa arti hal-hal<br />
tersebut. Tidak ada sesuatu pada pengalamanku sebelumnya atau pengertian untuk membantuku mengkaitkan pada apa yang terjadi secara spiritual padaku.</p>
<p>Saya mulai sembuh, pelan-pelan pertamanya. Satu kakim mulai berfungsi; yang lain masih tidak merespon. Saraf yang ada di depan kakiku sepertinya mati; ini<br />
tidak merespon saat tes arus listrik dilakukan. Tulang-tulangku lembek dan kakiku menggantung ke bawah, saya tidak dapat menggerakkannya. Mereka memakaikan<br />
penguat kaki, berpikir bahwa kondisi ini permanen.</p>
<p>Setelah hampir 1 tahun, kaki ini tiba-tiba sembuh &#8211; ini sungguh luar biasa! Saya mulai berkata pada kaki-kakiku tiap hari, &#8220;Ayo berangkat!&#8221; dan meski kaki<br />
kananku patuh, tetapi kaki kiriku masih memberontak. Ini tidak pernah tunduk pada perintahku. Hingga suatu hari aku melakukannya, kaki kiriku bergerak dan<br />
aku berjalan &#8211; ini suatu pengalaman luar biasa! Saya melepas penahan kaki dan melemparkannya dan tidak pernah menyentuhnya lagi.</p>
<p>Saya mengalami banyak kesembuhan yang dahsyat. Sekita 5 tahun setelah kecelakaan, penglihatanku dipulihkan dari mata yang buta. Meskipun ada prosedur bedah<br />
yang dilakukan, tetapi hal ini masih tidak bisa dijelaskan oleh dokter. Mereka yakin bahwa ini tidak akan berhasil bahkan pernah menolak pembedahan karena<br />
merasa ini akan menjadi penyia-nyiaan kornea yang orang lain dapat lakukan. Ini hanya permintaan gigihku yang terus menerus bahwa pembedahan harus dilakukan<br />
dan hasilnya adalah penglihatanku kembali!</p>
<p>Satu kejadian sangat lucu. Ooesophagusku sudah hancur, makanan tidak dapat masuk perutku juga, bersama dengan kondisi lain, saya akan mati karena kelaparan.<br />
Sehingga selang karet dipasang di perutku, dan saya diberi makan melaluinya dengan makanan yang sudah dihaluskan.</p>
<p>Untuk memperbaiki kondisi tersebut, prosedur dimulai untuk melebarkan oeshopagusku. Dua kali mereka memasang objek bundar dari krom dengan pipa panjang pada<br />
ujungnya dan diisi dengan merkuri, terkiat dengan benang dan menarik kerongkongan dan melalui oesophagusku. Oleh karena itu, saya memiliki benang hijau yang<br />
diikat ke hidungku.</p>
<p>Satu hari Tuhan menyembuhkan kakiku. Saya berada di pusat rehabilitasi di mana semua orang tahu bahwa saya adalah seseorang dengan banyak problem. Dokter<br />
membawaku ke semua dokter yang bertanggung jawab di tiap departemen dan berkata, &#8220;Kami melakukan prosedur pembedahan hari ini.&#8221; Kemudian dia menarik benang<br />
tersebut dan saya akan menjejakkan kakiku. Itu sungguh sangat lucu!&#8221;</p>
<p>Hari ini saya menikmati hidup! saya bermain dengan anak-anakku, berlari, bermain ski di salju dan menaiki kuda. Hal ini sungguh mengagumkan karena saya<br />
diperkirakan tidak pernah bisa berjalan lagi. Sungguh menakjubkan untuk menikmati gaya hidupku seperti sekarang ini. Di mana sebelumnya banyak hal yang<br />
hilang.</p>
<p>Terkait dengan luka bakarku, saya saat ini cukup lucu dilihat, tetapi dengan kasih karunia Allah, saya tidak begitu memikirkan hal ini, sungguh luar biasa<br />
untuk seseorang yang sudah berada dalam kesia-siaan.</p>
<p>Saya akan dengan senang hati untuk mengambil kesempatan ini untuk menuliskan bahwa ada kecenderungan alamiah, bahkan di antara orang kristen, untuk berfungsi dengan<br />
kekuatan kita sendiri. Saya tahu seperti apa hidup yang biasa jalani sebelum kecelakaan. Tetapi sekarang saya tahu bagaimana menjadi lemah, bangkrut total<br />
dari kekuatan dan tidak mampu menolong diri sendiri. Tidak ada pertolongan dari dunia untukku. Tidak ada dokter yang dapat menyembuhkanku, yang kusayangi<br />
tidak dapat melakukan apa-apa. Tetapi ada kerabat yang tidak pernah bertemu aku, yang secara supranatural dipimpin untuk berdoba bagiku. Kekuatan dari Tuhan<br />
dicurahkan melalui hati mereka yang berdoa dan melalui kuasa Tuhan kematian dikalahkan.</p>
<p>Saya tidak akan merekomendasikan pengalamanku kepada orang lain, tetapi hal ini mengajarkan sangat pentingnya hidup dengan kekuatan Allah. kita semua perlu<br />
mengambil keputusan sadar untuk berhenti bersandar pada kekuatan sendiri dan hidup dengan kekuatan Allah.</p>
<p>Info tentang Mickey Robinson selengkapnya dapat dilihat di: http://www.mickeyrobinson.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://turalakey.com/sepercik-cahaya/kecelakaan-jatuh-ke-sorga-part-3/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
